Melaksanakan Refleksi Pembelajaran
(Ringkasan Materi KP 1 Modul J Pedagogik Program PKB 2017)
Indikator Pencapaian Kompetensi:
1. Menjelaskan konsep, prinsip, tujuan, dan sasaran refleksi
pembelajaran
2. Melaksanakan refleksi terhadap pembelajaran yang telah dilaksanakan
Uraian Materi
1.
Konsep Refleksi Pembelajaran
Refleksi: memikirkan atau merenungkan kembali, menyelidiki
pengalaman untuk membantu pemahaman dan apresiasi baru terhadap sesuatu hal
tertentu. Pengalaman menjadi penting sebagai sumber melakukan perbaikan jika
seseorang mau memahami setiap kejadian dan melihat dari sudut pandang berbeda.
Refleksi pembelajaran merupakan tindakan guru untuk me-review dan introspeksi
terhadap proses belajar mengajar yang telah dilakukan, meliputi perencanaan, keterlaksanaan, dan hasil
pembelajaran yang dikelolanya.
Berdasarkan hasil refleksi pembelajaran tersebut guru dapat memunculkan
perubahan-perubahan, baik dalam tataran paradigma, konsep, strategi, dan
pendekatan yang lebih edukatif, perubahan kurikulum, maupun perubahan
kebijakan. Jadi, tindakan reflektif merupakan bagian tak terpisahkan dari
setiap usaha meningkatkan kualitas pendidikan.
2.
Prinsip Refleksi Pembelajaran
a.
Berkelanjutan
Refleksi pembelajaran dilakukan secara berkelanjutan, yaitu
refleksi pembelajaran dilakukan secara terus menerus dan berkesinambungan. Temuan
pada suatu refleksi perlu ditindaklanjuti untuk melakukan perbaikan
pembelajaran selanjutnya.
b.
Komprehensif
Refleksi pembelajaran dilaksanakan untuk seluruh dimensi
pembelajaran (perencanaan, pelaksanaan, dan hasil pembelajaran). Refleksi terhadap
praktik pembelajaran mendapatkan potret keterlaksanaan pembelajaran, baik
kinerja guru maupun siswa, situasi pembelajaran, maupun dimensi lain pelaksanan
pembelajaran. Namun tentu aspek perencanaan dan hasil pembelajaran yang dicapai
tidak boleh luput direfleksikan, karena keberhasilan praktik tidak lepas dari
perencanaan serta keberhasilan pembelajaran di lihat dari hasil yang diperoleh.
c.
Terintegrasi
Refleksi pembelajaran dilakukan secara terintegrasi antara aspek pembelajaran.
Refleksi terhadap praktik pembelajaran tidak dapat dilepaskan dari pencermatan
kembali ketepatan perencanaan pembelajaran. Demikian pula, praktik dan
perencanaan pembelajaran juga harus dikaitkan dengan hasil pembelajaran yang
dicapai siswa. Dengan refleksi yang terintergasi demikian memungkinkan guru mendapatkan
gambaran utuh tentang pelaksanaan tugas profesinya.
d.
Jujur
Refleksi pembelajaran dilakukan secara jujur dan profesional untuk
mendapatkan hasil yang sesungguhnya. Guru yang melakukan refleksi tidak perlu
menutup-nutupi fakta yang ditemukan hanya karena takut akan menyebabkan jatuh
harga dirinya.
e.
Sistematis
Refleksi pembelajaran dilakukan dengan langkah-langkah yang jelas
dan terencana. Refleksi pembelajaran yang dilakukan hanya spontanitas, tanpa
rencana dan langkah yang jelas, kurang memberikan hasil refleksi yang memadai
bagi peningkatan kualitas pembelajaran yang diharapkan.
f.
Kontekstual
Refleksi
pembelajaran dilakukan dengan memperhatikan situasi atau konteks bagaimana
pembelajaran yang direfleksikan berlangsung.
3.
Tujuan dan Manfaat Refleksi Pembelajaran
Tujuan kegiatan Refleksi dalam pembelajaran dilakukan untuk
melihat keterlaksanaan pembelajaran yang dikelolanya, kesesuaian rencana yang telah
dibuat dan pelaksanaannya, keberhasilan pembelajaran, mengidentifikasi
permasalahan yang dihadapi, dan hal-hal lain yang berkaitan dengan pembelajaran
di kelas.
Manfaat yang dirasakan guru setelah melakukan refleksi terhadap
praktik mengajar yang telah dilakukan berpotensi dapat memberikan perubahan mendasar
terhadap kinerjanya.
4.
Sasaran Refleksi Pembelajaran
a.
Perencanaan
1) Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP): meninjau kembali berbagai komponen dalam RPP.
2) Rancangan penilaian
Penilaian dapat memberikan umpan balik yang konstruktif, baik bagi
siswa maupun guru. Berdasarkan hasil penilaian, guru dapat mengambil keputusan
secara tepat untuk menentukan langkah yang harus dilakukan selanjutnya.
b. Pelaksanaan pembelajaran: memikirkan kembali
keterlaksanaan metode mengajar yang telah direncanakan, keikutsertaan siswa
dalam pembelajaran, suasana pembelajaran, maupun kendala dalam pembelajaran.
c. Hasil belajar siswa: capaian
belajar siswa dalam aspek sikap, pengetahuan, dan keterampilan. Dalam hal ini
guru perlu memperhatikan dokumen-dokumen penilaian yang
telah dilakukan atau dimiliki guru dalam ketiga aspek tersebut.
telah dilakukan atau dimiliki guru dalam ketiga aspek tersebut.
..............................................................................................................................................................